Pengertian Topologi BUS Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Topologi BUS

Pengertian Topologi BUS Serta Kelebihan dan Kekurangannya - Dalam jaringan komputer terdapat beberapa toopoligi yang digunakan diantaranya topologi bus, topologi ring, topologi ring dan lainnya. Pada semepatan ini kami akan membahas apa itu topologi bus, apa saja kelebihan dan kekurangan topologi bus ? dan untuk topologi lainya akan dibahas pada artikel berikutnya.

Pengertian Topologi BUS


Pengertian topologi BUS adalah sebuah topologi jaringan komputer yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisi yang mana kabel ini dijadikan pusat dari komputer client dan server.

Topologi BUS merupakan topologi yang paling simple karena semua terpusat pada satu kabel. Bisa di ibaratkan topoplogi BUS ini seperti sistem pada angkutan transportasi BUS yang mempunyai halte dan jalan raya. Nah, kabel bisa diibaratkan sebagai kabel utama dan halte diibaratkan sebagai komputer cilent da server. Inilah yang memberikan inpirasi kenapa dinamakan topologi BUS.

Jadi dapat dianalogikan bus akan melewati jalurnya dan berhenti pada halte - helte, nah topologi BUS juga demikian data akan mengalir pada kabel tunggal dan akan menghubungkan dengan komputer cilent mapun server.  

Ciri - Ciri Topologi BUS


Pada topologi jaringan mempunyai ciri - ciri masing - masing, begitu juga dengan topologi BUS. Berikut ini adalah ciri - ciri dari pada topologi BUS :
  1. Setiap komputer pada topologi BUS akan terhubung dengan kabel utama, jadi komputer tidak langsung terhubung melainkan semua komputer terhubung melalui kabel utama.
  2. Pada ujung kabel terdapat 50 ohm konektor.
  3. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan masing - masing komputer.
  4. Pada topologi BUS menggunakan kabel "cut" dan digunakan konektor BNC tipe T.
  5. Jika kabel putus maka akan terjadi gangguan pada setiap komputer, karena kabel sebagai pusat jaringan.
  6. Pada topologi BUS cenderung susah untuk melakukan pelacakan kerusakan. 
Setelah mengetahui ciri - ciri dati toplogi BUS maka selanjutnya kita akan membahas cara kerja dari topologi BUS.

Cara Kerja Topologi BUS


Topologi jaringan komputer BUS akan menghubungkan komputer pada sebuah jaringan yang disebut dengan trunk segmen. Istilah BUS biasanya adalah kabel yang menghubungkan dari ujung kebel ke ujung kabel. Pada setiap sambungan memiliki bus sebagai konektor dan pada ujung kabel ditutup oleh komponen yang disebut dengan terminator.

Jadi setiap komputer ini berda dalam satu jalur yang semua terhubung oleh kabel tungal yang ujungnya terdapat terminator. Kebel ini yang menjadi pusat dari topologi BUS. 

Fungsi Topologi BU


Fungsi Topologi BUS adalah dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi BUS


Setiap topologi jaringan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing - masing, begitu juga dengan topologi BUS juga punya kelebihan dan kekurangan.

1. Kelebihan Topologi BUS


Dalam menggunakan topologi BUS ini mempunyai keuntungan atau kelebihan, dan berikut ini adalah kelebihan dalam topologi BUS : 
  1. Mudah dalam pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  2. Hemat dalam penggunaan kabel.
  3. Mudah dalam installasi topologi BUS karena mempunyai layout kabel sederhana.
  4. Apabila terjadi kerusakan pada satu komputer maka tidak mempengaruhi komputer lain.
  5. Tidak membutuhkan komponen hardware aktif seperti HUB atau Switch.

2. Kekurangan Topologi BUS


Selain mempunyai keuntungan atau kelebihan , pada topologi BUS ini juga mempunyai kekurangan atau kerugian. Berikut ini adalah kekurangan yang ada pada topologi BUS : 
  1. Jika terdapat gangguan pada kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  2. Memiliki kepadatan pada jalur lalu lintas karena menggunakan kabel tunggal untuk pusat jaringan.
  3. Memerlukan Repeater untuk jarak jauh.
Setelah mengetahui tetang kelebihan dan kekurangan topologi BUS maka selanjutnya kita akan membahas hardware apa saja yang dibutuhkan pada topologi BUS.

Komponen Hardware Pada Topologi BUS


Untuk menerapkan topologi jaringan komputer jenis BUS ini membutuhkan beberapa komponent yang digunakan agar topologi BUS yang dibuat dapat berjalan dengan baik. Berikut ini komponen hardware yang dibutuhkan pada topologi BUS :

1. Server

Server adalah komponent yang wajib ada pada setiap topologi jaringan komputer. Fungsi server sendiri adalah menyediakan data utama yang akan diteruskan kepada komputer client atau user untu memperoleh informasi tertentu. Server ini bekerja sepanjang waktu atau non-stop dan biasanya berisi database dan data - data penting lainnya termasuk data jaaringan.

Gambar Sever Jaringan

Karena server bejalan non-stop maka dibutuhkan rungan khusus dan perawatan khusus. Biasanya server ditempatkan pada ruangan yang ber AC dan mudah dijangkau oleh teknisi.

2. Client atau User


Client atau user merupakan komputer yang menerima data yang dimiliki oleh server melalui jaringan komputer. Dengan menggunakan implementasi dari jaringan komputer, maka semua data yang dimiliki server dapat diakses dengan mudah oleh para komputer yang sudah terhubung ke dalam jaringan tersebut.

Komputer Client

Client adalah komputer yang berada pada jaringan yang menerima data dari server dan saling terhubung dengan komputer lainnya sehingga dapat saling berkomunikasi.

3. BUS

Bus merupakan sebuah konektor yang menyalurkan dan mengalirkan sinyal dan paket data dari server menuju client atau user. Data ini merupakan data dai server, yang mana sebelumnya sudah ditentukan terlebih dahulu oleh DAP atau Distribution Access Protocol.

Gambar Konetor BUS

BUS ini digunakan untuk menyambungkan komputer dengan kabel utama sehingga dapat saling terhubung. BUS ini berperan sebagai konektor yang berarti saling menghungkan komputer dengan jalur / kabel utama jaringan.

4. Terminator

Terminator adalah komponen yang diletakan pada ujung kabel utama pada topologi BUS yang digunakan untuk menutup akses dari suatu jaringan komputer. Terminator ini terletak pada ujung kabel dan bisa menyerap sinyal dan transmisi data pada jaringan.

Gambar Terminator

Sinyal atau data yang ditransmisikan melalu kabel utama topolig BUS, harus bisa diserap oleh terminator yang terletak di ujung kebel, karena apabila tidak diserap oleh terminator, maka data tersebut akan memantul kembali, dan menyebabkan terjadinya gangguan atau colission (tabrakan data) pada suatu jaringan komputer yang menggunakan implementasi Bus.

Contoh Topologi BUS


Topologi BUS merupakan topologi yang paling sederhana dibadingkan dengan topologi jaringan lainnya. Berikut ini adalah contoh dari topologi jaringan BUS :

Contoh Penerapan Topologi BUS

Artikel Terkait :

Demikialah pembahasan mengenai topologi jaringan komputer jenis BUS, saya harapkan penjelasan pada artikel ini dapat membantu Anda dalam memahami topologi BUS.    




0 Response to "Pengertian Topologi BUS Serta Kelebihan dan Kekurangannya"